![]() |
| Pabrik Like Diamankan Polisi |
Baru - baru ini kepolisian di Thailand berhasil menemukan 3 orang yang ternyata bekerja sebagai pemberi Like Palsu hanya untuk memviralkan konten yang dibuat oleh bos mereka.
Diketahui 3 orang pelaku bernama Wang Dong, Niu Bang dan Ni Wenjin. Mereka bertiga berasal dari negara China. Saat ditanya oleh aparat kepolisian mereka mengaku bekerja untuk sebuah perusahaan di China untuk mengelola bot Like.
Bot like tersebut digunakan pada media WeChat yang nantinya dapat menaikkan dan mempertahankan kontrak perusahaan dengan para penjual online yang ingin produknya laris manis secara massal melalui media online.
Jadi tugas mereka adalah memviralkan setiap konten yang dibuat oleh si Bos tentang produk klien mereka. Sehingga dengan like yang membludak maka dipastikan klien mereka puas dan tetap memepertahankan kontak kerja diantara mereka.
Dalam menjalankan tugasnya menipu klien dengan Like Palsu yang ternyata berasal dari orang dalam, rupanya mereka tidak main - main. Hal ini terbukti saat Polisi menemukan kurang lebih terdapat 474 buah iPhone yang antara lain merupakan seri 5S, 5C dan 4S.
Tidak hanya itu, sebagai media tersambung kepada Internet, mereka juga menggunakan Kartu SIM sebanyak 347.200 Kartu milik perusahaan telekomunikasi di Thailand.
Mungkin setiap kali paket data internet mereka habis, bukannya membeli paket data lagi, justru membeli kartu SIM baru.
Dan beberapa alat elektronik lainnya juga ditemukan disana, seperti 10 unit komputer. Sayangnya kesemua alat elektronik mahal tersebut harus di amankan oleh Polisi sebagai barang bukti.
Praktek Like Palsu ini awalnya berasal dari kecurigaan polisi bahwa di rumah sewaan yang terletak di perbatasan Kamboja itu digunakan untuk kegiatan call center palsu, yang mungkin digunakan untuk menipu seseorang dan memanfaatkannya untuk aksi kejahatan.
Baca Juga: Google Stop Dukung Nexus dan Pixel Tahun 2018
Namun, setelah digrebek meskipun dugaan awal tidak benar, tetapi tetap saja praktek yang mereka lakukan sudah menyalahi hukum dengan menipu klien mereka sendiri.
Dan mengejutknnya lagi hanya dengan mengontrol Bot Like, mereka dibayar oleh bos mereka sebesar 150.00 Baht setiap bulannya, atau jika dirupiahkan adalah kisaran 58,7 juta. Itu hanyalah perbulanya bagaimana jika setahun ??
Sampai sekarang mereka bertiga ditahan oleh kepolisian Thailand. Mereka ditahan dengan berbagai tuduhan, diantaranya melebihi batas waktu VISA, bekerja tanpa izin dan pemakaian kartu SIM yang tidak terdaftar.
Mungkin wajar saja mereka menggunakan hingga 347.200 kartu SIM milik Thailand. Hal ini dikarenakan biaya telekomunikasi di negara Thailand cenderung lebih murah ketimbang asal perusahaan mereka di China.
Jadi, dari peristiwa ini kita belajar jika suatu kelicikan pasti akan terbongkar, maka dari itu Sobat Otak Keren mending kalian ga usah deh terlibat Topi Hitam terlalu dalam di dunia Maya, lebih baik memanfaatkan kemampuan digital untuk sesuatu yang positif.
Sekian info seputar teknologi hari ini, tentang Pabrik Like Palsu Terciduk ! Polisi Amankan 4 Ratus iPhone dan 300 Ribu Kartu SIM, silahkan kalian diskusikan masalah ini pada kolom komentar dibawah.


Visitor baik, selalu tinggalkan jejak.
Silahkan komen yang relevan & tidak berlebihan, tidak berbau SARA & Pornografi, tidak mengandung promosi.
^ _ ^ Happy Blogging !